Sabtu, 27 Februari 2016

PROMOSI KESEHATAN




Seksio Sesarea

Seksio sesarea berasal dari bahasa latin ‘caedere’ yang berarti memotong. Seksio sesaria adalah suatu tindakan pembedahan untuk melahirkan janin melalui insisi pada dinding perut (laparotomi) dan dinding uterus (histerotomi) dengan syarat rahim dalam keadaan utuh serta berat janin di atas 500 gram. Tindakan pembedahan dilakukan untuk mencegah komplikasi yang kemungkinan dapat timbul apabila persalinan dilakukan pervaginam.
Menurut WHO tahun 2011 dilaporkan angka kejadian seksio sesarea meningkat 5 kali dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Di Amerika Serikat, presentase persalinan seksio sesarea sebesar 43%, sedangkan presentase di Asia sebesar 30%. Di Indonesia berdasarkan survei demografi dan kesehatan pada tahun 2011, angka persalinan secara seksio sesarea secara nasional rata-rata 22,5% dari seluruh persalinan. Morbiditas maternal setelah menjalani tindakan seksio sesarea masih 4-6 kali lebih tinggi daripada persalinan pervaginam, karena ada peningkatan
risiko yang berhubungan dengan proses persalinan sampai proses perawatan setelah pembedahan. Komplikasi yang ditimbulkan pada pembedahan seksio  sesarea darurat relatif lebih tinggi dibandingkan dengan tindakan seksio sesarea  yang telah direncanakan sebelumnya. Seksio sesarea darurat meningkatkan risiko komplikasi pasca bedah 4-5 kali lipat secara keseluruhan. Dari jumlah angka kematian maternal 0,33-1,00% diantaranya terjadi pada pembedahan seksio sesarea sebagai akibat dari prosedur pembedahan maupun suatu keadaan yang mengindikasikan seksio sesarea. Komplikasi infeksi pasca seksio sesarea merupakan salah satu penyebab morbiditas maternal yang berhubungan dengan lama perawatan di rumah sakit.
Link : http://digilib.unimus.ac.id/files/disk1/152/jtptunimus-gdl-alifiaassy-7566-3-9.babii.pdf

Nah, jadi mikir-mikir kan kalau mau saesar ??
Lebih aman pervaginam Sis, bisa ngrasain jadi ibu sesungguhnya :)

"Brotherhood for Humanity"

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.